PPK Jaga Netralitas, Jangan Tergoda Uang
TENGGARONG-
Anggota KPU Kaltim Divisi dan Informasi, Iffa Rosita menekankan kepada anggota
Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) di 18 Kecamatan se Kukar, untuk bersifat netral,
jujur dan profesional dalam menjalankan amanah, demi suksesnya pilkada kukar 23
September 2020 mendatang.
"Saya
tekankan, jaga netralitas dan profesional anggota PPK, jangan tergiur
dengan pemberian uang, sehingga mengorbankan jabatan yang sudah diamanahkan,"
ucap Iffa, saat menghadiri pelantikan PPK 18 kecamatan, sabtu(29/2/2020) siang,
di hotel Grand Fatma Tenggarong.
Iffa juga
mengapresiasi, keterwakilan perempuan distruktuk PPK tiap kecamatan, dari 90
orang anggota PPK 12 orang mewakili perempuan. Kepada anggota PPK agar terus
meningkatkan kapasitas dengan banyak membaca peraturan dan perundang-undangan
tentang kepemiluan.
"Sering
baca dan juga analisis, dan apa hasil analisis, silahkan putuskan secara
bersama, dengan prinsip kolektif dan kolegial," jelasnya.
Iffa
melanjutkan, yang harus dilakukan secepatnya dengan memilih Ketua PPK demi
memperlancar kinerja PPK, akan tetapi jabatan ketua tidak bisa sewenang-wenang
dalam mengambil keputusan, prinsip kebersamaan harus tetap diutamakan.
"Jangan
sampai, kejadian di kecamatan Loa Janan Ilir kota Samarinda, terjadi di Kukar,"
jelasnya.
Sementara itu,
Ketua KPU Kukar Erliando Saputra memastikan, kinerja PPK akan terus dipantau
dan dievalusi, agar sinergi program kegiatan KPU demi suksesnya pilkada kukar
bisa berjalan harmonis.
"Pasti
kinerja PPK akan kita evaluasi, peran media juga bisa mengawasi kinerja PPK.
Honor yang diterima ketua PPK mencapai Rp2,2 juta, sedangkan untuk anggota
honornya tidak sampai Rp2 juta, dan punya masa kerja 9 bulan,"
pungkasnya.(and/poskotakaltimnews.com)